
•
Perjalanan ke Danau Maninjau rasanya tidak lengkap tanpa menyambangi rumah kelahiran seorang ulama besar asal Minangkabau, Buya Hamka. Rumah bersejarah ini berada di tepian danau, tepatnya di Kampung Muaro Pauh, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam,Sumatera Barat. Untuk mencapai daerah ini, dari Bukittinggi pengunjung harus melewati kawasan Kelok 44 (Kelok Ampek Puluah Ampek). […]

•
Nama asli Tan Malaka adalah Sutan Ibrahim, sedangkan Tan Malaka adalah nama bangsawan yang ia dapatkan dari garis turunan ibu. Nama lengkapnya adalah Sutan Ibrahim Gelar Datuk Sutan Malaka. Tanggal kelahirannya masih diperdebatkan, sedangkan tempat kelahirannya sekarang dikenal dengan nama Nagari Pandam Gadang, Suliki (kini masuk Kecamatan Gunuang Omeh), Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Ayah dan Ibunya bernama HM. Rasad, seorang […]

•
Minuman khas lain dari Sumbar yang tidak ditemukan di daerah lain adalah Niro Talua (Nira Telur). Niro Talua adalah minuman dari Nira yang di aduk dengan kuning telur. Minuman ini bisa kita jumpai di Nagari Baruah Bukit atau menjelang kawasan objek wisata Puncak Pato. Untuk mencapai lokasi Niro Talua yang berjarak ± 20 KM dari kota […]

•
Selain keindahan alam dan budaya yang lestari, Nagari Koto Tinggi di Kabupaten Limapuluh Kota ternyata menyimpan sejarah yang tak bisa dipisahkan dari perjalanan bangsa. Nagari ini pernah menjadi salah satu dari delapan tempat di Sumatera Barat yang jadi ibu kota Republik Indonesia pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Struktur geografis Koto Tinggi yang strategis diyakini mempengaruhi […]

•
Bukik Marapalam adalah puncak bukit tertinggi di kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Sekarang kawasan ini lebih terkenal dengan nama Puncak Pato. Pemandangan dari atas Puncak Pato yang menawan, menjadikannya destinasi yang tepat untuk berfoto-foto. Namun siapa sangka, disana tersimpan sejarah besar ninik mamak orang Minangkabau. Marapalam sendiri dipercayai berasal dari kata ‘marapek alam’ yang artinya merapatkan atau mengeratkan hubungan. […]

•
Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Pariwisata Kota Solok melaksanakan Pelatihan Pemandu Wisata Ekowisata Kota Solok 2020, pada tanggal 17 s.d 19 November 2020. Pesertanya merupakan utusan masing-masing dari pengelola objek wisata, kelompok sadar wisata, pemandu wisata, masyarakat dan komunitas. Maksud dan tujuan dari pelatihan ini adalah Membekali SDM pemandu ekowisata terhadap pengelolaan ekowisata, sehingga meminimalisir […]

•
Pandemi Covid-19 tidak mengurangi semangat para pelaku eknomi kreatif untuk berkreatifitas dan berkarya, salah satunya Komunitas Gubuak Kopi. Komunitas ini menggelar event “Tenggara Street Art Festival”. Tenggara Street Art Festival berawal dari “Solok Mural Competition” yang dilaksanakan pada tahun 2019 lalu, yaitu kolaborasi antara Komunitas Gubuak Kopi dengan Gajah Maharam Photography. Solok Mural Competition ini […]

•
Peduli Wisata Award (PWA) 2020 telah diumumkan pada tanggal 19 November 2020, di Auditorium Gubernur Sumatera Barat. Peduli Wisata Award (PWA) merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Propinsi Sumatera Barat terhadap kepedulian Bupati/Walikota dalam pertumbuhan pariwisata dan peningkatan ekonomi kreatif untuk Kab./Kota yang bersangkutan. Sedangkan GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia) Award digagas oleh GIPI Sumatera Barat sebagai apresiasi […]

•
Event ini diselenggarakan oleh Fakultas Pariwisata dan Perhotelan dimulai sejak 1 Oktober 2020. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk aksi nyata FPP dalam menyelenggarakan kepariwisataan dengan tetap mengutamakan protocol kesehatan selama pandemic Covid-19. Pariwisata merupakan salah satu industri yang terpuruk akibat Covid-19, sehingga perlu ada kesadaran dari para pengelola atraksi melalui akademisi untuk menunjukkan kepedulian bersama. […]

•
Destinasi wisata payo memiliki daya tarik wisata yaitu Batu Patah Payo, Bunga Krisan, Kopi Payo, Payo Nature dan Puncak Bidadari, yang terletak di Kelurahan Tanah Garam, Kota Solok. Sejak tahun 2018, Pemerintah Kota Solok melakukan pengembangan kawasan payo sebagai objek agro wisata. Pada awal Agustus 2020 Fakultas Pariwisata dan Perhotelan Universitas Negeri Padang melakukan pendampingan […]