by

“Baraja” Penghafal Al Quran Ramaikan Objek Wisata Puncak Pato

-NEWS-498 views

Puncak Pato atau Bukit Marapalam dikenal sebagai salah satu tempat lahirnya falsafah Minangkabau yaitu Adat Basandi Sara’, Sara’ Basandikan Kitabullah. Falsafah ini muncul dilatar belakangi oleh perbedaan pendapat antara kaum adat dengan kaum agama yang berakibat terjadinya perang Paderi di Sumatera Barat pada era penjajahan Belanda di Indonesia dan pada akhirnya perbedaan tersebut dapat disatukan dengan sebuah piagam yang lebih dikenal dengan nama “ Piagam Bukit Marapalam “ dan Melahirkan konsep ideologis masyarakat Minangkabau yang kemudian dijadikan landasan dalam menjalankan kehidupan sosial, budaya dan politik.

Saat sekarang kawasan Puncak Pato selain menjadi salah satu tempat wisata sejarah di Sumatera Barat bagi masyarakat setempat kawasan tersebut digunakan sebagai tempat untuk menghafal Al Quran bagi Rumah Tahfiz yang ada di Lintau salah satunya Rumah Tahfiz Aisyah yang beralamat di Ladang Laweh, Kenagarian Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara.

02070322

Suasana belajar tahfiz di alam terbuka seperti di kawasan wisata Puncak Pato memang memberikan suasana yang berbeda, selain lokasinya berada di ketinggian sambil menikmati pemandangan indahnya alam tanah datar, lokasi tersebut juga di dukung oleh udara yang begitu sejuk dengan di kelilingi oleh hamparan pohon vinus.

Salah satu guru rumah tahfiz Aisyah, Fasli M.Rais menjelaskan setiap satu bulan sekali kami bersama murid dan guru di rumah tahfiz aisyah selalu mengadakan pembelajaran diruangan terbuka seperti tempat wisata Puncak Pato, hal ini dilakukan dengan tujuan supaya para tahfiz lebih bersemangat lagi dalam menghafal Al Quran,” ucap Fasli M Rais.

03070322

Fasli M Rais juga menambahkan, kegiatan rumah tahfiz seiring dengan program Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yaitu 1 rumah 1 hafizh dan hafizhah guna menciptakan masyarakat madani, dan meningkatkan kehidupan beragama beradat dan budaya, untuk mewujudkan Tanah Datar Madani berlandaskan Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah,” ujar Fasli M Rais.(Wahyu/GMP)

04070322

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Terbaru