by

Pemerintah Kota Solok dan Universtitas Negeri Padang Melaksanakan Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata

Kepariwisataan merupakan bagian yang paling mendukung dan berpengaruh dari pembangunan nasional yang dilakukan secara sistematis , terencana, terpadu, berkelanjutan dan bertanggung jawab dengan tetap memberikan perlindungan terhadap nilai-nilai agama, budaya yang hidup dalam masyarakat, kelestarian dan mutu lingkungan hidup serta kepentingan nasional. Kepariwisataan dilakukan dengan memperhatikan keanekaragaman, keunikan dan kekhasan budaya dan alam, serta kebutuhan manusia untuk berwisata. Sumatera Barat memiliki kekayaan alam dan budaya dan mempunyai nilai historis dan geografis sangat tinggi. Kota Solok juga tidak kalah pentingnya dengan daerah lain di Sumatera Barat bahwa kita punya daya tarik wisata alam seperti Pulau Belibis, Sarasah Batimpo. daya tarik wisata buatan seperti: Laing Park, Solok Water Park, Puncak Klasik, daya tarik wisata minat khusus seperti : Agro Wisata Sawah Solok, Agro Wisata Batu Patah Payo. daya tarik wisata sosial budaya seperti : seni pertunjukan dan kerajinan. Hal ini menghendaki kemampuan SDM yang berperan untuk menata daya tarik wisata serta mempromosikan destinasi wisata tersebut.  

Untuk saat ini, kita harus akui bahwa tingkat kunjungan wisata ke Kota Solok maupun daerah lainnya sangat menurun dikarenakan musibah Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia. Pandemi Covid-19 masuk sejak Februari 2020 dan Pemerintah mengambil kebijakan pada awal Juni 2020, bahwa kita masuk kepada  New Normalyang sesuai dengan standar protokol Covid-19.

Wabah Covid-19 langsung berdampak pada industri pariwisata. Terdampak paling awal, beresiko tertular salah satu yang paling tinggi, berpotensi paling terpuruk, dan pulih paling akhir. Sesuai dengan Arahan Presiden, dalam mitigasi sektor pariwisata, bahwa langkah-langkah mitigasi untuk sektor pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19 perlu dilakukan secepat-cepatnya agar bisa bertahan dan tidak terjadi PHK besar-besaran, salah satunya melalui kegiatan pelatihan.

2

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Pariwisata Kota Solok yang bekerjasama dengan Universitas Negeri Padang, Fakultas Pariwisata dan Perhotelan melaksanakan Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisatabertempat di Taufina Hotel, tanggal 22 sampai dengan 25 Juli 2020. Pesertanya merupakan pengelola destinasi wisata, hotel/penginapan/ pokdarwis/ komunitas yang berada di Kota Solok. Nara sumbernya Dosen-dosen Fakultas Pariwisata dan Perhotelan Universitas Negeri Padang.

Tujuan dari pelatihan tersebut adalah Meningkatkan peran masyarakat/generasi muda terhadap pentingnya tata kelola destinasi wisata, Meningkatkan rasa memiliki dan peduli terhadap objek-objek wisata di daerah masing-masing peserta, Terciptanya Sapta Pesona (Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah Tamah dan Kenangan), dengan pengelolaan destinasi yang baik maka meningkat kunjungan wisata diharapkan meningkat nilai jual bagi semua pihak yang terkait di Kota Solok. (Mellya/GMP)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru