by

“Kita Selalu Sayang Solok”, Komunitas Gubuak Kopi Gelar Event “Tenggara Street Art Festival”

Pandemi Covid-19 tidak mengurangi semangat para pelaku eknomi kreatif untuk berkreatifitas dan berkarya, salah satunya Komunitas Gubuak Kopi. Komunitas ini  menggelar event “Tenggara Street Art Festival”.

Tenggara Street Art Festival berawal dari “Solok Mural Competition” yang dilaksanakan pada tahun 2019 lalu, yaitu kolaborasi antara Komunitas Gubuak Kopi dengan Gajah Maharam Photography. Solok Mural Competition ini bertemakan “Alam Bareh Solok” dengan mengundang seniman dari berbagai kota, merespon persoalan di Kota Solok yang masih gaduh dengan persoalan identitas, menertawakan kebiasaannya sendiri, menyuarakan semangat optimisme untuk keterlibatannya membangun kota, dan mengimajinasikan Kota Solok masa depan yang lebih baik.

Tujuan dari Tenggara Street Art Festival yaitu meluaskan wacana, baik dari segi penyelenggaraan maupun artistik. Program-program saat ini mencakup, Residensi Seniman, Lokakarya, Jam Session, dan memberikan penghargaan untuk kawan-kawan muda yang berpartisipasi. Kegiatan ini dilaksanakan diruang publik yang ada di Kota Solok, sebagaimana yang dituturkan oleh ketua Komunitas Gubuak Kopi, Albert Rahman Putra “Kita Selalu Sayang Solok” dalam akun medsosnya.

Residensi Seniman terdiri dari 9 seniman diantaranya dari Jogjakarta (Annisa Rizkiana Rahmasari/ Autonica), Jakarta (Amie/Blesmokie, Bujangan Urban, Adi Dhigel), Medan (Genta Rekayasa), Padang (Masoki, Rumah Ada Seni, Minang Typers) dan Solok(Verdian Rayner). Peserta Lokakarya yaitu siswa/I SMP dan SMA se-Kota Solok. Untuk Jam Session pesertanya terdiri dari 80 partisipan dan yang lolos kurasi hanya 47 partisipan, terdiri dari Jawa Barat, Jakarta, Jambi, Pekanbaru, Bengkulu dan Kab/Kota di Sumatera Barat.

233

Program Residensi sudah berlangsung dari tanggal 18 - 28 November 2020 di Sport Hall Tanjung Paku, Lapas II B Solok, Lapangan Basket Kodim 0309, Tangki PDAM Taman Bidadari dan lainnya, Lokakarya pada tanggal 21 - 22 November 2020 di Rumah Tamera, dan Jam Session pada tanggal 26 - 28 November 2020 bertempat di SMP 1 Kota Solok, SMP 3 Kota Solok, SMK 1 Kota Solok, Terminal Bareh Solok dan Taman Pramuka.

Event ini difasilitasi oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan serta disupport oleh (kolaborasi) Pemerintah Kota Solok, Visual Jalanan, Ditori King, Rumah Ada Seni, Remaja Bermedia, Iyonah, Komunitas Seni Belanak, ASA, Minang Typers, Bareh Solok Creative City Network (BSCCN), Solok Milik Warga, Gardu House, Karya Prima, 119. (Mellya/GMP)

assqsq

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru